Lewati ke konten utama

🇮🇩 Options Seller

Options Seller

Ditulis oleh Avery

Dasar-dasar Options Seller

Saat kamu menjual kontrak opsi di Gotrade, kamu menerima premi di muka dari pembeli. Sebagai imbalannya, kamu menanggung kewajiban: jika pembeli memutuskan untuk menggunakan haknya sebelum kontrak berakhir, kamu harus memenuhinya. Jika pembeli tidak menggunakan haknya, kontrak kadaluarsa dan kamu menyimpan seluruh premi.

Cara kerja tanggal kadaluarsa

Setiap kontrak opsi memiliki tanggal kadaluarsa. Gotrade menampilkan tanggal kadaluarsa yang tersedia sesuai ketentuan bursa misalnya, 1 minggu, 1 bulan, atau 3 bulan ke depan. Semakin panjang waktu hingga kadaluarsa, semakin besar premi yang kamu terima, namun semakin banyak waktu bagi pasar untuk bergerak melawan posisimu.

Apa saja risiko dari menjual options?

  • Potensi untung terbatas, potensi rugi besar: Sebagai seller, keuntungan maksimalmu adalah premi yang diterima. Kerugian bisa jauh lebih besar jika pasar bergerak tajam melawan posisimu.

  • Risiko assignment: Jika pembeli menggunakan haknya, kamu wajib memenuhi kontrak — menjual saham di strike price (covered call) atau membeli saham di strike price (cash-secured put) tanpa memandang harga pasar saat itu.

  • Market shock: Berita mendadak atau kejadian tertentu bisa menggerakkan harga saham secara drastis dalam waktu singkat, jauh melebihi perlindungan dari premi yang kamu terima.

  • Margin call dan forced liquidation: Jika posisimu bergerak signifikan melawanmu dan kamu menggunakan margin, Gotrade dapat mengeluarkan margin call yang meminta tambahan dana, atau menutup posisimu secara paksa (forced liquidation) untuk membatasi kerugian lebih lanjut.

  • Early assignment: Opsi gaya Amerika dapat digunakan pembeli kapan saja sebelum tanggal kadaluarsa, bukan hanya pada tanggal kadaluarsa.

Apa perbedaan antara penjual call option dan put option?

Penjual call option memberikan hak kepada pembeli untuk membeli saham di strike price. Kamu untung saat saham tetap di bawah strike. Penjual put option memberikan hak kepada pembeli untuk menjual saham di strike price. Kamu untung saat saham tetap di atas strike. Kedua strategi memperoleh premi sebagai keuntungan maksimal, namun menghadapi skenario kerugian yang berbeda tergantung arah pergerakan harga.

Mengapa Gotrade menawarkan covered call dan cash-secured put secara khusus?

Keduanya adalah strategi menjual opsi yang paling umum dengan risiko terukur. Covered call mengharuskan kamu sudah memiliki saham yang mendasarinya. Cash-secured put mengharuskan kamu menyimpan uang tunai yang cukup untuk memenuhi kewajiban. Kedua strategi ini membatasi risikomu dibandingkan naked options selling, sehingga lebih sesuai untuk investor ritel di platform mobile-first seperti Gotrade.

Kapan kontrak opsi kadaluarsa di Gotrade?

Tanggal kadaluarsa ditentukan oleh bursa dan ditampilkan di aplikasi Gotrade saat kamu membuat kontrak opsi. Durasi yang tersedia biasanya meliputi mingguan, bulanan, dan kuartalan. Kontrak kadaluarsa saat penutupan pasar pada tanggal kadaluarsa. Jika tidak digunakan, kontrak kadaluarsa tanpa nilai dan kamu menyimpan premi penuh.

Apa yang terjadi secara mekanik saat pembeli menggunakan haknya?

Sistem kliring bursa memproses assignment secara otomatis:

  • Untuk call: kamu (seller) wajib menjual saham di strike price kepada pembeli.

  • Untuk put: kamu (seller) wajib membeli saham di strike price dari pembeli.

Saham dan uang ditransfer melalui sistem broker hingga transaksi selesai. Di Gotrade, proses ini ditangani secara otomatis — kamu akan melihat pembaruan posisi tercermin di akunmu.

Mana yang lebih menguntungkan, menjual call atau put?

Tidak ada yang secara inheren lebih menguntungkan. Profitabilitas bergantung pada kondisi pasar dan analisamu. Sebagian trader lebih suka menjual put karena pasar cenderung turun lebih cepat dari naik, sehingga put lebih sering kadaluarsa tanpa nilai dalam pasar yang stabil atau naik. Sebagian lainnya lebih suka covered call untuk pendapatan rutin dari saham yang sudah dimiliki. Dalam kedua kasus, strategi hanya berhasil jika sesuai dengan pandanganmu terhadap arah saham.

Mengapa pasar options diciptakan?

Pasar opsi diciptakan karena investor tidak hanya ingin memperdagangkan saham secara langsung, tetapi juga ingin memperdagangkan hak untuk membeli atau menjual di harga tertentu di masa depan. Hal ini memungkinkan partisipan untuk melindungi posisi yang ada, menghasilkan pendapatan, atau berspekulasi terhadap arah harga dengan risiko terukur. Tanpa opsi, orang hanya bisa membeli atau menjual saham secara langsung (spot market).

Apakah pertanyaan Anda terjawab?